Solusi untuk Driver WLAN Acer 2930Z

Tips n Triks 4 Komentar »

Para Dulur,

Untuk para Dulur yang menggunakan Laptop Acer 2930Z ber OS Windows Vista mungkin akan menemukan masalah untuk setting WLANnya. CD driver yang disertakan bersama paket ternyata tidak cocok. Sehingga hardware yang ditemukan oleh Windows tidak dapat terpasang dengan baik.

Jangan bingung dan jangan kuatir, download saja drivernya di sini. Setelah download lakukan extrak file rar nya. Lakukan instalasi aplikasi dengan menggunakan file setup.

Semoga berhasil.

Catatan:
dari pengalaman sendiri saat memperbaiki komputer client, special thanks to mamas86.wordpress.com atas infonya.

Obat

Renungan Katek Komentar »

Tetapi kerap kita lupa, tidak sadar dan juga pongah. Bahkan kita tak jarang percaya dan yakin bahwa obat itu yang menyebabkan kita sembuh dan sehat. Padahal, obat itu adalah perantara (media) saja. Sedangkan yang mampu menyembuhkan sakit manusia adalah ALLAH.

Alkisah, suatu hari Nabi Musa as. menderita sakit gigi. Karena sakit, maka beliau pun merasakan keadaan yang tidak mengenakkan. Tidak hanya giginya yang cukup mengganggu saat digunakan untuk mengunyah makanan. Lebih dari itu, sekujur tubuh beliau juga terasa kurang nyaman. Tidurpun tak nyenyak.

Nabi Musa kemudian mengadukan sakit giginya kepada ALLAH, dan ALLAH berfirman kepadanya, “Ambillah rumput falani dan letakkan di gigimu yang sakit.” Mendapat perintah seperti itu, tak membantah dan langsung bertindak. Atas izin dan kehendak ALLAH, rasa sakit yang diderita Nabi Musa akhirnya hilang. Gigi Nabi Musa tak lagi terasa sakit. Nabi Musa as. pun sembuh dan bisa tidur dengan nyenyaknya.

Tapi di lain waktu, sakit gigi yang diderita Nabi Musa itu kambuh kembali. Karena mengetahui kalau rumput falani yang sempat diambilnya dulu bisa menyembuhkan penyakit gigi yang diderita, maka Nabi Musa langsung mengambil rumput itu dan meletakkannya sebagaimana pertama kali dulu ia mengobati giginya yang sakit. Nabi Musa yakin, bahwa rumput itulah yang berkhasiat menyembuhkan sakit giginya.

Diluar dugaan Nabi Musa, sakit gigi yang diidapnya itu bukan sembuh, malah sakit giginya itu justru bertambah parah. Padahal, Nabi Musa tak salah mengambil rumput untuk mengobati giginya tersebut. Rumput yang ia ambil, adalah rumput yang sama seperti yang ia ambil dahulu. Nabi Musa pun kembali memohon pertolongan kepada ALLAH swt. “Ya ALLAH, bukankah Engkau telah menyuruh dan menunjukkan kepadaku tentangnya?”

ALLAH berfirman, “Wahai Musa! Aku adalah yang menyembuhkan dan menyehatkan. Aku adalah yang memberikan bahaya dan manfaat. Pada waktu pertama, engkau melakukannya karena Aku, sehingga Ku hilangkan penyakitmu. Sedangkan sekarang ini, engkau melakukannya bukan karena Aku, melainkan karena rumput itu.”

Dari kisah di atas nampak jelas, bahwa yang membuat sakit jadi sembuh itu bukanlah obat. Bahkan, dalam kasus sakit gigi yang diderita oleh Nabi Musa, kesembuhan gigi yang sakit itu bukanlah karena rumput falani. Karena itu, ALLAH menunjukkan kepada Nabi Musa bahwa rumput yang dulu digunakan sebagai obat itu, ternyata tidak mampu menyembuhkan rasa sakit ketika ALLAH tidak mengizinkannya.

Tetapi kerap kita lupa, tidak sadar dan juga pongah. Bahkan kita tak jarang percaya dan yakin bahwa obat itu yang menyebabkan kita sembuh dan sehat. Padahal, obat itu adalah perantara (media) saja. Sedangkan yang mampu menyembuhkan sakit manusia adalah ALLAH. Disini hal yang kerap terlupakan lagi adalah tentang keberadaan dokter. Padahal dokter bukanlah penyembuh penyakit. Dokter hanyalah orang yang mengobati dan masalah kesembuhan itu adalah atas izin ALLAH.

Dengan kata lain, atas atas kehendak ALLAH lah yang membuat obat itu dapat menyembuhkan kita dan dokter hanyalag perantara. Sebab, ALLAH yang menurunkan penyakit, maka ALLAH pula yang memiliki kekuasaan untuk menyembuhkannya.
(n. mursidi/Hidayah Agustus 2006)

Peresmian Museum Tekstil Sriwijaya

Info Palembang 5 Komentar »

Para Dulur,

Pada hari Rabu 5 Nopember 2008, telah diresmikan Museum Sriwijaya oleh Bapak Gubernur Sumsel Prof. dr. Mahyudin Ns, Sp.Og yang terletak di jalan Merdeka Palembang. Museum yang di bangun di atas lahan eks-Gedung Kantor BP7 (didirikan tahun 1983) berdiri cukup megah sudah ramai dengan aktivitas pembuatan kain songket khas Palembang. Gedung yang diberi nama Museum Tekstil ini kini menjadi kebanggaan masyarakat Sumsel dan cerminan kesuksesan wong kito.

Pemerintah daerah telah menghabiskan dana hingga Rp 1 Milyar (Radar Palembang: Kamis, 6 Nop 2008) untuk melengkapi fasilitas gedung ini dengan seluruh perlengkapan mulai replika, kain songket, hingga busana tradisional dan foto penunjang lainnya. Untuk ruang saja meliputi penataan ruangan, sekat, rumah produksi tenun, hingga pajangan dinding dengan aneka ragam batik Palembang, songket dan gebeng dengan aneka ragam. Untuk isi museum ada 327 buah koleksi berupa pakaian serta ragam tekstil.

Lanjut Lur!

Mencari Cara Pajang Produk yang Ideal

Info Usaha Katek Komentar »

Para Dulur,

Ada semboyan, “Tak Pamer Maka Tak Terkenal” Sehingga jangan heran banyak manusia yang berusaha memamerkan apa yang dimilikinya termasuk para hewan tentunya. Apakah jika pamer merupakan indikasi sama dengan hewan? Tanya rumput yang bergoyang deh! (kata Om Ebit G. Ade). Itulah sebabnya mengapa nyengir kuda dikenal dunia, karena si kuda rajin memamerkan deretan giginya jika bertemu dengan rekannya atau orang (ha..ha..ha.. iya ya?). Bagaimana dengan sebuah produk yang kita hasilkan dan ingin dijual? Tentu saja orang tidak mau kena petuah pepatah “Bagai Beli Kucing Dalam Karung“. Sebenarnya kucing sendiri pun tidak pernah merasa dijual apalagi sampai dimasukkan ke dalam karung (tentu ini merupakan fitnah bagi keluarga kucing). Terlepas dari itu semua sudah selayaknya untuk dikenal oleh masyarakat, sebuah produk baik berskala regional, nasional maupun internasional mutlak memerlukan tempat untuk pamer alias tempat pajang atau para sodara Bule bilang Tradeshow Display.

Coba perhatikan gambar disamping, alangkah menariknya jika pengunjung datang untuk membeli busana. Bagaimanapun juga cara menata dan menampilkan sebuah produk menjadi salah satu kunci dayak tarik para pengunjung untuk datang memilih dan akhirnya membeli. Memang tidak ada jaminan langsung, tempat pajang (baca: Tradeshow Display) bagus pengunjung langsung membeli. Tapi setidaknya citra dan nuansa yang didapat akan tertanam dihati para pengunjung tentang produk tersebut.

Sehingga tempat pajang pun (baca: Tradeshow Display) tidak dapat sembarangan dibuat, karena jiwa sebuah produk akan terwakili pada suasana dan nuansa tempat pajang tersebut. Misalkan, jika kita ingin berjualan mobil, tidaklah mungkin kita memajang asesoris buah-buahan. Jika kita ingin berjualan pakaian, tidaklah mungkin kita akan memajang asesoris jenis-jenis peralatan motor. Tidak nyambung bukan?

Apakah mungkin kita yang awam soal tata letak barang pajangan bisa membuat suasana yang ideal untuk produk kita? Mungkin saja, apa sih yang tidak mungkin. Kita bisa berkreasi untuk membuat sebuah tempat pajang yang kita inginkan. Hanya saja, mungkin hasilnya bisa jadi tidak tepat sasaran. Bagaimanapun juga kita harus ingat dengan sebuah kata bijak “berikan kepada ahlinya“. Bisa jadi kita ahli dalam berdagang tapi kita tidak ahli dalam membuat tempat dagang yang dapat menarik untuk hati konsumen.

Sehingga tidak heran, untuk menghasilkan tempat pajang (baca: Tradeshow Display) seseorang rela mengeluarkan uang cukup banyak untuk menciptakan image sebuah produk. Dalam dunia desain, istilah-istilah tempat pamer antara lain Tradeshow Exhibits dan Tradeshow Display. Tradeshow Exhibits umumnya untuk memamerkan produk pada saat even-even tertentu atau saat diadakannya pameran. Tradeshow Display umumnya untuk memamerkan produk setiap saat baik di tempat produk tersebut dijual maupun di tempat-tempat yang dianggap strategis untuk mempromosikan sebuah produk.

Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut mengenai bagaimana menata secara baik tempat pajang atau ruang pamer ini, kami sarankan untuk berkunjung ke ahlinya pembuat tempat pajang yakni Custom Exhibits. Semoga bermanfaat.

Wassalam.

image source: thanks to http://www.gilbertdisplays.com

Indonesiaku nan Permai

Curhat 4 Komentar »

Para Dulur,

Tulisan ini bukan untuk menantang dunia agar meng-embargo negara tercinta ini, tetapi untuk membuka mata kita bahwa kita selayaknya bangga dengan Negeri Indonesia yang segalanya ada. Membaca email dari millis wongkito.net yang berjudul asli “Indonesiaku di Mata Orang Singapore” menggugah hati saya untuk menampilkan tulisan tersebut di website kesayangan kita, Benakat.com. Berikut tulisannya :

Info – Dari milis tetangga

Suatu pagi di Bandar Lampung, menjemput seseorang di bandara. Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak.

Si bapak adalah pengusaha asal Singapura, dengan logat bicara gaya melayu, english, (atau singlish?) beliau menceritakan pengalaman-pengalaman hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis, spiritual, keluarga, bahkan percintaan hehehe..

“Your country is so rich!”
Ah biasa banget kan denger kata2 begitu. Tapi tunggu dulu.. ” Indonesia doesnt need d world, but d world need Indonesia ” “Everything can be found here in Indonesia , u dont need d world” “Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan, dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia!” “Singapore is nothing, we cant be rich without indonesia. 500.000 orang indonesia berlibur ke singapura setiap bulan. bisa terbayang uang yang masuk ke kami? Apartemen-apartemen dan condo terbaru kami yang membeli pun orang-orang indonesia, nggak peduli harga yang selangit, laku keras. Lihatlah rumah sakit kami, orang indonesia semua yang berobat.”

“Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya benar-benar panik, sangat berasa, we are nothing.” “Kalian nggak tau kan kalo Agustus kemarin dunia krisis beras, termasuk di Singapura dan Malaysia? Kalian di Indonesia dengan mudah dapat beras” “Lihatlah negara kalian, air bersih dimana-mana. Lihatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari Malaysia. Saya pernah ke Kalimantan, bahkan pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari bersinar. Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik China. Dan si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya melihatnya sendiri”

“Kalian sadar tidak klo negara-negara lain selalu takut meng-embargo Indonesia? Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalo kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. Harusnya KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah dari petani-petani kita sendiri, beli lah tekstil garmen dari pabrik-pabrik sendiri. Tak perlu kalian impor kalo bisa produksi sendiri.”

“Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, Indonesia will rules the world..”

Terlepas dari kebenaran cerita ini, saya hanya ingin sampaikan sudah saatnya generasi bangsa negeri Indonesia membuka hati dan mata, agar tidak terlena dengan produk luar yang masuk ke negara kita. Sehingga kita melupakan produk dalam negeri. Ketergantungan dengan produk negara lain mengakibatkan negara kita menjadi miskin padahal negara kita kaya. Ibarat pepatah, “Mati kelaparan di tengah makanan yang berlimpah ruah”. Uji Wong Plembang, “lolo nian” he..he..he..

Merdeka!!!

– Thanks to Ardy

Mati Lampu Aduh Gelapnya

Info Produk 3 Komentar »

Para Dulur,

Saat ini khususnya di area Palembang dan sekitarnya, sudah mulai ‘musim’ mati lampu selain musim hujan dan musim buah mangga. Ada yang sesaat, ada yang beberapa jam. Kadang pagi, kadang siang, kadang malam dini hari pada saat kita sedang terlelap tidur. Sehingga kadang gelagapan mencari lampu senter atau lilin, beruntunglah para Dulur yang telah membeli lampu emergensi. Karena saat mati lampu, secara otomatis sudah ada penerangan dan tidak perlu mencari-cari lagi lampu pengganti.

Menyikapi sudah mulai sering mati lampu ini, kami sangat menghimbau kepada para Dulur untuk berhati-hati dengan penerangan pengganti saat padamnya aliran listrik seperti lilin dan lampu minyak. Kejadian-kejadian yang ditayangkan oleh beberapa stasiun televisi dengan berita terjadinya kebakaran akibat lilin yang dipasang saat mati lampu, hendaklah perlu kita waspadai agar tidak terjadi di rumah kita atau di lingkungan sekitar kita.

Memang urusan listrik sudah jadi rahasia umum, jika negeri yang tercinta dan kayak akan sumber energi ini selalu dikatakan defisit energi listrik. Mau tidak mau kitapun harus menyikapinya dengan bijak, tidak perlu demo bersama-sama ke Perusahaan Listrik Negara (PLN). Yang harus kita lakukan mulai sekarang adalah hemat dalam menggunakan tenaga listrik. Peralatan listrik dan lampu-lampu yang tidak dipakai harus dimatikan.

Kembali ke masalah mati lampu aduh gelapnya ini, kami menghimbau masyarakat untuk mulai beralih ke lampu penerangan pengganti (jika mati lampu) ke bentuk lampu yang bukan terbuat dari lilin atau berbahan bakar minyak. Sehingga bahaya kebakaran bisa dihindari. Saat ini sudah mulai banyak di pasaran, lampu emergensi (lampu yang nyala sendiri saat listrik padam) dengan harga lumayan terjangkau. Harganya sekitar Rp 50rb. Dengan bentuk yang praktis dipasang langsung ke steker listrik dan dapat berfungsi juga sebagai lampu senter. Kemampuan bertahan lampu emergensi ini lumayan lama, di klaim sekitar 5 jam jika di charge secara penuh. Setidaknya saat mati lampu tidak terasa gelap lagi. Dan lagu “Mati lampu aduh gelapnya” pun akan berganti “Mati lampu adu indahnya”.

Penasaran, coba para dulur mampir ke alamat ini : Forecast Lighting (walau mungkin jenis lampu ini tidak pas dengan cerita kita tadi, tidak apa-apa kan?)

Salam semanis madu!

Jin Shin Jyutsu untuk Kesehatan Tubuh dan Jiwa Anak

Info Keluarga 3 Komentar »

Para Dulur khususnya Ayah dan Bunda,

Tulisan yang satu ini tidak ada hubungannya dengan alam ghaib, walau dari judulnya tertuliskan kata “Jin”.  Apakah Jin Shin Jyutsu ini? Ada banyak cara menjaga kesehatan tubuh dan jiwa anak. Salah satunya lewat sentuhan ringan dan lembut. “Bagai akupuntur tanpa jarum, bagai akupresur tanpa tekanan, begitu alamiah dan tidak mempunyai efek sampingan bagi siapapun termasuk anak. Sebab, lewat sentuhan inilah, energi kehidupan dalam tubuh yang terhambat mampu diselaraskan, sehingga membangkitkan kembali kemampuan tubuh, pikiran dan jiwa untuk menyembuhkan diri sendiri.” ungkap Nugdha Achadie, pengajar pelatihan Jin Shin Jyutsu untuk diri sendiri dan keluarga tersebut.

Jin Shin Jyutsu bisa dipraktekkan sendiri di rumah oleh orangtua. Bahkan bisa diaplikasikan kepada sang anak jika diperlukan. Cukup menggenggam jari-jari tangan satu persatu (seluruh bagian jari digenggam seluruhnya) selama 1-3 menit. Bisa jari tangan kiri atau kanan. Saat memegangnya pun tidak perlu diremas, tapi cukup dengan genggaman lembut dan rileks saja.

Latihan sederhana ini mengharmoniskan lima emosi dan sepuluh organ tubuh. Adapun fungsi lima jari tersebut adalah:

JARI TANGAN MEMBANTU ORGAN MENGHARMONISKAN EMOSI
ibu jari lambung dan limpa kuatir
jari telunjuk ginjal dan kandung kemih takut
jari tengah hati (lever) & kandung empedu amarah
jari manis paru-paru & usus besar kesedihan
jari kelingking jantung & usus kecil kepura-puraan/’ngoyo’

Luangkan waktu berlatih setidaknya sekali sebelum istirahat malam dengan kondisi rileks, tenang dan hening. Latihlah dengan tekun, Insya ALLAH Anda akan merasakan manfaatnya. Jin Shin Jyutsu bisa dilakukan untuk memberikan pertolongan pada sang buah hati saat dalam kondisi kurang fit, seperti demam tinggi. Caranya adalah, posisi anak tidur terlentang, orangtua menggenggam ibu jari kaki kiri anak dengan tangan kiri dan ibu jari kaki kanan anak dengan tangan kanan (posisi silang dengan tangan kanan di atas tangan kiri).

Selain menurunkan panas, ‘resep’ ini juga membantu mengoptimumkan penyerapan nutrisi makanan yang dikonsumsi oleh anak. Disisi lain Jin Shin Jyutsu bisa diaplikasikan untuk membantu anak dalam hal konsetrasi belajar. Dengan meletakkan tangan kanan di ujung tengah kepala atas dan tangan kiri di antara dua alis, maka aliran energi kehidupan yang mendukung kinerja otak (ingatan dan pikiran) dapat terstimulasi dengan baik. Posisi ini juga bisa dilatih untuk sendiri membantu melepaskan stress sehari-hari dengan alami dan bijaksana. Subhanallah.

Selamat berlatih.

sumber: mita/tabloid Mom & Kiddie edisi 10 tahun II (31 Desember 2007 – 12 Januari 2008)

Serba Serbi Tas Bagasi

Info Keluarga 5 Komentar »

Para Dulur,

Siapa yang tak kenal benda satu ini. Tas (dalam bahasa internasionalnya disebut Luggage) merupakan perangkat kebutuhan hidup yang akan selalu kita gunakan kemanapun kita pergi. Rasanya aneh saja jika kita berpergian jauh dalam kurun waktu lama tidak memanfaatkan perangkat yang satu ini, masak sih pakai kantong plastik?

Ternyata tas bagasi (Luggage) ini ada berbagai macam. Baik kita simak apa saja sih jenis-jenis tas bagasi (Luggage) ini.

  • Lightweight Luggage (untuk 4 hingga 10 lbs)
    Umumnya dalam bentuk mudah dibawa dengan bingkai pegangan di atasnya, berguna untuk pejalan kaki, berukuran kurang dari 22″, untuk perjalanan tiga sampai 5 hari, bisa diletakkan di bagasi pesawat.

  • Stardard Luggage
    Berukuran sedang, direkomendasikan untuk perjalan kurang dari satu minggu. Untuk perjalanan lebih dari delapan hari dianjurkan untuk menggunakan ukuran lebih besar.

  • Trunks
    Tidak direkomendasikan untuk perjalanan biasa. Biasanya terbuat dari baja atau kayu, walau berat tetapi masih dapat dibawah kedalam kapal. Kadang digunakan sebagai meja untuk minum teh atau kopi. Tas ini baik untuk pindah atau menetap yang cukup lama. Tidak direkomendasikan untuk perjalanan dengan pesawat terbang, tetapi bisa untuk perjalanan dengan bis atau kereta api.

  • Luggage Sets
    Dibuat dalam beberapa bagian antara 2 sampai 6 bagian. Dapat disertakan untuk tas pakaian, peralatan toilet atau yang mudah bawa pergi. Sering seseorang menginginkan tas yang cocok dengan kebutuhan aslinya.

  • Kid’s Size
    Jika si kecil ikut serta dalam perjalanan dan membantu mereka membawa peralatannya, maka bentuk yang satu ini layak digunakan.

Ternyata, urusan tas bagasi bisa beraneka ragam seperti ini, penasaran? Coba deh untuk berkunjung ke Luggage Guide.

Salam…

Mengenal Malaikat

Alam Ghaib 1 Komentar »

Para Dulur,

Jika pada dua tulisan terdahulu (mengenal dunia jin dan mempersiapkan persenjataan melawan syaitan) kita dikenalkan sebagian dari dunia ghaib yang harus kita percaya, maka pada tulisan ketiga ini sudah selayaknya kita juga mengenal dunia malaikat. Tulisan ini bukan untuk membuat para Dulur menjadi takut atau mengagungkan para jin dan syaitan, tetapi untuk mengingatkan bahwa kita didunia ini tidak hidup sendirian, ada alam lain yang berjalan secara paralel dengan kehidupan kita tanpa kita sadari. Dan untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada ALLAH SWT.

MENGENAL MALAIKAT

Malaikat adalah hamba-hamba ALLAH yang dimuliakan. Mereka diciptakan dari cahaya. Malaikat tidak pernah mendurhakai ALLAH dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan-Nya. Mereka dapat berbentuk berbagai rupa yang baik. Mereka tidak menikah dan tidak pula berketurunan. Mereka tidak bersifat sebagai laki-laki atau perempuan. Mereka tidak makan dan tidak minum. Di antara malaikat ada yang berdiri sambil mengagungkan Rabbnya semenjak beribu-ribu tahun. Dan di antara mereka ada sujud sambil mensucikan Rabbnya semenjak beribu-ribu tahun.

Malaikat bukan termasuk makhluk yang mendapat beban (taklif) dari ALLAH. Karena itu, ALLAH tidak mengutus seorang rasul kepada mereka. Malaikat diberi fitrah oleh ALLAH untuk selalu taat sehingga tidak mempunyai potensi menyimpang dan melakukan maksiat kepada-Nya. Mereka selalu terjaga dari perbuatan maksiat dan dosa.

Baca selengkapnya di sini

Mempersiapkan Persenjataan Melawan Syaithan

Alam Ghaib 3 Komentar »

Para Dulur,

Disebutkan dalam kamus Mukhtar Al Shahah bahwa kata syaithan (setan), yaitu setiap orang angkuh dan pembangkang, baik dari kalangan manusia, jin maupun binatang melata. Ada dua pendapat berkenaan dengan kata syaitan ini. Pertama, kata syaitan diambil dari kata syaithaana yang berarti jauh dari kebenaran atau rahmat ALLAH. Kedua, kebalikan dari pendapat pertama, yakni bahwa kata syaithan berasal dari kata syatha yashithu yang berarti lenyap atau terbakar. Karena, setan sejak awal telah bertekad membisiki hati manusia, menggoda dengan segala kesenangan nafsu jahat. Jadi, setiap manusia mempunyai teman dari setan kecuali orang yang dijaga oleh ALLAH.

Aisyah r.a., isteri Nabi SAW telah bercerita bahwa pada suatu malam hari Rasulullah SAW keluar dari rumah Aisyah. Sepeninggalan suaminya, muncullah perasaan cemburunya. Tiba-tiba beliau datang melihat apa yang dikerjakannya, seraya bersabda,
“Kenapa kamu cemburu, wahai Aisyah?”
“Kenapa saya tidak cemburu kepada engkau?” jawab Aisyah.
“Apakah setanmu datang kepadamu?” tanya Nabi SAW.
“Wahai Rasulullah, apakah bersamaku ada setan?”
“Ya”, jawab Nabi.
“Apakah setiap orang ditemani oleh setan?” tanya Aisyah.
“Ya”, jawab beliau.
“Dan apakah engkau juga ditemani setan, wahai Rasulullah?” tanya Aisyah lagi.
“Ya, tetapi aku telah dibantu Rabbku untuk untuk mengalahkan dia sehingga aku bisa lolos darinya.” jawab beliau. (HR Muslim)

Imam Qurtubi mengatakan bahwa para ulama berbeda pendapat mengenai asal muasal jin. Diriwayatkan oleh Ismail Hasan Basri bahwa jin adalah keturunan iblis, sedangkan manusia adalah keturunan Adam. Diantara jin dan manusia ada yang beriman dan kafir. Mereka sama-sama berserikat dalam hal pahala dan siksa. Siapapun diantara mereka yang beriman berarti wali (kekasih) ALLAH SWT, dan siapapun yang kafir berarti dia adalah setan.

Baca selengkapnya di sini